Siang hari di Gramed Depok
Hari sabtu kemaren ketemu sama Mbak helvy Tiana Rossa sama adknya ASMA NADIA. Kalau di bilang aku sungguh beruntung, tiap kali dateng ke gramed pasti ada aja sesuatu apa gt. Buktinya kemarin, aku ke sana sekitar jam 11 an siang hari, tiba2 terdengar suara di uadara sana, bahwa hari ini tepat pukul satu siang,akan di adakan Bedah buku yang pembicaranya mbak HTR sama ASMA NADIA. Dua kakak beradik yang sangat kompak.
Ku lihat,jam di telepon genggamku sudah menunjukan setengah satu siang. Ku lihat para panitia sedang menata kursi, yang bisa di itung pake jari. Aku langsung turun ke lantai dasar, meuruni eskalator sembari membayangkan bahwa sebentar lagi aku akan bertemu dengan ke 2 orang yang sanga hebat. walaupn sama Mbak HTR aku sudah bertemu, masih di tempat yg sama yaitu di sini, di gramdia depok ini.
Hmm,...kira2 tar mbak helvy masih inget gak yaa sama aku, pikiranku meraba raba menerawang mengingat kejadian pertemuanku dengan beliau yang gak di sengaja. Dan sekarangpun, aku dateng dan akan dengan `ketidak sengajaan`. sambil menunggu antrian orang2 yang bergerombol, yang mau mengerjakan ibadah mahdah yang sama denganku yaitu sholat dhuhur. Kalo musholahnya tidak kecil seperti ini, mungkin tidak akan terjadi antrean sholat seperti ini. Aku menunggu di luar, sebab kalo aku nunggu di dalam. Mau nunggu dimana, banyak bgt para ikhwan di situ.
Ku titipkan dompet berwarna bitu itu sama las3, kebetulan memang ia lagi gak sholat.
Akhirnya setelah usai melaksanakan kewajiban yg lima waktu itu, aku pun kembali ke tempat semula. Gramedia Lt 2, hmm,.....sudah tak sabar rasanya ingin menyaksikan ke 2 orang kakak beradik itu.
Ku lihat di depan sana, para panitia masih sibuk membenahi mic, kabel dan kursi- kursi. Ada pula yang sibuk menata buku yang akan di bedah kali ini yaa.. buku yang berjudul "Jangan jadi muslimah nyebelin" ( Asma Nadia ) dan "Risalah Cinta ( HTR }
"Test...test..."
Nampaknya panitia sedang chek sound. sementara aku masih sibuk melihat lihat sebuah buku yang ku pegang, buku tentang busana muslimah. Sembari baca, telinga ini pun sibuk mendengar suara yang berasal dari arah depanku itu. Takutnya acara udah di mulai. Tak begitu lama, seorang akhwat yang berbadan mungil pun membuka acara itu.
Semua orang beranjak dari tempat asalnya, menghampiri ke depan. Dan mata mata mereka lurus memandang ke dua sosok, sang penulis terkenal. Itulah Helvy Tiana Rossa dan ASMA NADIA.
Ku lihat,jam di telepon genggamku sudah menunjukan setengah satu siang. Ku lihat para panitia sedang menata kursi, yang bisa di itung pake jari. Aku langsung turun ke lantai dasar, meuruni eskalator sembari membayangkan bahwa sebentar lagi aku akan bertemu dengan ke 2 orang yang sanga hebat. walaupn sama Mbak HTR aku sudah bertemu, masih di tempat yg sama yaitu di sini, di gramdia depok ini.
Hmm,...kira2 tar mbak helvy masih inget gak yaa sama aku, pikiranku meraba raba menerawang mengingat kejadian pertemuanku dengan beliau yang gak di sengaja. Dan sekarangpun, aku dateng dan akan dengan `ketidak sengajaan`. sambil menunggu antrian orang2 yang bergerombol, yang mau mengerjakan ibadah mahdah yang sama denganku yaitu sholat dhuhur. Kalo musholahnya tidak kecil seperti ini, mungkin tidak akan terjadi antrean sholat seperti ini. Aku menunggu di luar, sebab kalo aku nunggu di dalam. Mau nunggu dimana, banyak bgt para ikhwan di situ.
Ku titipkan dompet berwarna bitu itu sama las3, kebetulan memang ia lagi gak sholat.
Akhirnya setelah usai melaksanakan kewajiban yg lima waktu itu, aku pun kembali ke tempat semula. Gramedia Lt 2, hmm,.....sudah tak sabar rasanya ingin menyaksikan ke 2 orang kakak beradik itu.
Ku lihat di depan sana, para panitia masih sibuk membenahi mic, kabel dan kursi- kursi. Ada pula yang sibuk menata buku yang akan di bedah kali ini yaa.. buku yang berjudul "Jangan jadi muslimah nyebelin" ( Asma Nadia ) dan "Risalah Cinta ( HTR }
"Test...test..."
Nampaknya panitia sedang chek sound. sementara aku masih sibuk melihat lihat sebuah buku yang ku pegang, buku tentang busana muslimah. Sembari baca, telinga ini pun sibuk mendengar suara yang berasal dari arah depanku itu. Takutnya acara udah di mulai. Tak begitu lama, seorang akhwat yang berbadan mungil pun membuka acara itu.
Semua orang beranjak dari tempat asalnya, menghampiri ke depan. Dan mata mata mereka lurus memandang ke dua sosok, sang penulis terkenal. Itulah Helvy Tiana Rossa dan ASMA NADIA.


emang helvy itu sodaraan kakak adik sm asma nadia?
Posted by
pippip |
2:04 AM Â